Minasan, konbanwa. Selamat malam semuanya. Pada kesempatan ini, saya ingin memaparkan sedikit mengenai sejarah huruf hiragana yang kita kenal saat ini.

Kita semua tahu, jika di Jepang menggunakan tiga macam huruf, yaitu huruf kanji, hiragana dan katakana.Huruf hiragana merupakan penyederhanaan dari huruf kanji. Hiragana mulai digunakan oleh kaum bangsawan wanita di Jepang sekitar abad ke sembilan dan kesepuluh atau jaman Heian. Meskipun pada awalnya sulit diterima, tetapi pada akhirnya hiragana bisa diterima oleh semua kalangan dan dipergunakan hingga sekarang.

Pada waktu itu huruf kanji hanya boleh dipergunakan oleh kaum laki-laki, oleh karena itu muncullah hiragana sehingga para bangsawan wanita di Jepang bisa berkarya di bidang sastra, contohnya kisah Genji. Pada awalnya hiragana juga disebut sebagai onnade (huruf perempuan), karena dilihat dari goresannya kaya dengan lekukan yang identik dengan wanita.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti pencipta huruf hiragana. Pada tahun 1900 huruf hiragana distandarisasi menjadi empat puluh delapan huruf seperti yang digunakan saat ini. Saat ini huruf hiragana digunakan untuk menulis kosakata Jepang asli, kata bantu dan juga membantu memudahkan membaca kanji.

Nah, setelah membaca ini kalian jadi tahu kan kalau perjalanan hiragana dari awal munculnya hingga sekarang itu prosesnya tidak mudah. Terimakasih sudah membaca artikel kami, sampai jumpa di lain kesempatan.