Minasan, ogenki desuka. Saya berharap para pembaca semua selalu dalam keadaan sehat. Pada kesempatan kali ini, saya mau membahas sedikit mengenai ‘nengajo’ [年賀状].

Meskipun kehidupan di Jepang sangat modern, namun masyarakatnya masih memakai kartu ucapan tradisonal yang disebut nengajo. Menjelang tahun baru masyarakat Jepang mengirim kartu ucapan kepada keluarga, kerabat, kenalan dan meminta agar diantarkan pada tanggal 1 oleh jasa pengiriman.

Tradisi ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun silam. Selain untuk mengucapkan selamat tahun baru, tujuan mengirimkan nengajo yaitu menjaga hubungan sosial dan keprofesionalisme kepada rekan kerja, biasanya dikalangan perusahaan.

Meskipun nengajo dikirim oleh semua kalangan, namun ada kondisi tertentu dimana seseorang tidak bisa mengirim nengajo kepada seseorang yang sedang berduka. Sebelum akhir tahun, keluarga yang sedang berduka akan mengirim kartu duka yang disebut dengan ‘mochuu hagaki’ yang memberitahukan jika keluarga mereka sedang berduka, sehingga orang-orang yang mengenal mereka tidak mengirim nengajo.

Nengajo biasanya berisi design gambar yang berbeda tiap tahunnya, itu tergantung dari shio pada tahun yang baru tersebut. Selain gambar shio, juga terdapat beberapa gambar tradisional seperti gambar bunga sakura, buah plum, matahari terbit dan lain sebagainya.

Demikian sedikit ulasan tentang nengajo, bagaimana? menarik bukan. berikut gambar nengajo yang dibuat oleh peserta didik di lembaga kami.

Sampai jumpa di lain kesempatan dan terimakasih.